Penyakit Degeneratif Pada Laki-Laki Usia Lanjut
![]() |
| Usia Lanjut |
Usia 20 - 30 Tahun : Kecanduan alkohol dan obat-obatan, merokok, mandul, penyakit menular seksual, dan gangguan mental.
Sebagian besar laki-laki muda tidak memikirkan bagaimana kondisi kesehatannya dikala berusia 50 tahun. "Jika ingin tetap sehat di hari tua, pikirkanlah wacana kesehatan diri sendiri semenjak usia 20 dan 30-an tahun. Kurangi minum alkohol, berhenti merokok, dan jagalah berat tubuh dengan tetap aktif," kata Profesor Duncan Topliss, administrator Departemen Endokrinologi dan Diabetes di Rumah Sakit Alfred di Melbourne.
Penyakit degeneratif pada laki-laki usia lanjut. Pria yang mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi sebaiknya memeriksakan diri ke dokter minimal setahun sekali. Gangguan-ganguan seksual juga sudah sanggup dideteksi pada usia ini. Gejala menyerupai keluarnya cairan dari jalan masuk kemih, ejakulasi yang menyakitkan dan ruam pada kulit penis sanggup mengatakan adanya penyakit menular seksual.
"Jika testis mengeras atau kenyal, segera lakukan pemeriksaaan USG. Kelainan pada ukuran testis sanggup mengatakan adanya gangguan kesuburan dan perlu diperiksa," kata Profesor Peter Royce, administrator urologi di Rumah Sakit Alfred.
Remaja final sampai usia awal 20-an tahun ialah periode di mana banyak mengalami gangguan kesehatan mental. Sekitar tiga perempat laki-laki mengalami gangguan skizofrenia untuk pertama kalinya pada usia 25 - 26 tahun. Kecemasan dan depresi seringkali muncul dikala sedang berjuang untuk membentuk hubungan, mengejar karir dan menjadi orang renta baru.
Usia 40 - 50 Tahun : Penyakit jantung, diabetes, depresi, kanker usus, kandung kemih dan ginjal.
"Jika mempunyai tekanan darah tinggi, kolesterol atau kelebihan berat badan, segera periksakan diri untuk mengetahui tanda-tanda diabetes sehabis mencapai usia 45 tahun," kata Profesor Topliss.
Ketika mencapai usia 50 tahun ke atas, laki-laki lebih besar alhasil terjangkit kanker prostat dan kanker usus. Tanda-tanda kanker prostat ialah kesulitan buang air kecil, sedangkan tanda-tanda kanker usus ialah perdarahan pada anus dan susah buang air besar. Pemeriksaan usus sebaiknya dilakukan pada usia 50, 55 dan 65 tahun dan setiap 2 tahun sehabis mencapai usia 50 tahun. Pria berusia di atas 50 tahun disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai perlunya menjalani tes prostat.
Kanker kandung kemih dan kanker ginjal sanggup menjadi duduk perkara atau penyakit degeneratif pada usia ini, teruatama pada laki-laki perokok. Gejalanya ialah adanya darah dalam air seni. Selain itu, penyakit jantung dan serangan jantung juga sanggup menjadi bahaya besar.
"Jika mengalami nyeri dada yang tidak diketahui penyebabnya, segeralah periska ke dokter, pada usia berapa pun. Sebab, rasa nyeri di dada dan sesak napas ialah dua tanda-tanda utama serangan jantung," kata Profesor Tony Dart, administrator pengobatan jantung di Rumah Sakit Alfred.
Risiko kanker kulit juga meningkat sehabis laki-laki mencapai usia 50 tahun. Pria sebaiknya mengusut kulitnya setiap tiga bulan sekali bila melihat adanya perubahan.
Usia 60 tahun ke atas : Penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker usus, kulit dan prostat.
Setelah mencapai usia 55 tahun, semua orang sebaiknya diperiksa untuk mengetes diabetes. Gejala diabetes antara lain kelelahan, rasa haus yang berlebihan, banyak buang air kecil dan benjol kulit. "Menjadi renta ialah faktor risiko diabetes dan tidak banyak hal yang sanggup dilakukan untuk mengatasinya. Tapi merawat tubuh sanggup mengurangi risikonya," kata Profesor Topliss.
Kanker prostat, kanker usus dan kanker kulit akan selalu menjadi duduk perkara kesehatan utama bagi pria, terutama seiring bertambahnya usia. Pada usia ini, investigasi rutin untuk memantau kondisi kesehatan penting dilakukan. Denyut jantung tidak teratur juga lebih sering terjadi dialami laki-laki lansia dan meningkatkan risiko stroke.
"Apabila di usia paruh baya laki-laki sudah sering mengalami duduk perkara dengan jantungnya, banyak sekali duduk perkara itu akan terakumulasi dikala lansia sehingga fungsi jantung lebih mungkin terganggu. Kondisi kesehatan sanggup membaik hanya dengan memakan masakan sehat dan berolahraga," kata Profesor Dart - Artikel gosip kesehatan Penyakit Degeneratif Pada Pria Usia Lanjut.

Komentar
Posting Komentar