Manfaat Gula Menciptakan Otak Anak Lebih Cerdas
![]() |
| Anak Cerdas |
Untuk menjaga fungsinya, kadar glukosa dalam darah di otak harus selalu terpenuhi. Hal ini penting pada bawah umur sekolah mengingat acara berguru dan banyaknya kegiatan yang dijalani. Di sinilah salah satu fungsi penting sarapan, yaitu menunjukkan asupan karbohodrat atau glukosa untuk beraktivitas dan berguru sampai siang hari.
"Sarapan penting untuk memperbaiki kemampuan memperhatikan, memahami, memecahkan masalah, dan menjaga daya ingat. Nutrisi bagi otak juga mempunyai dampak jangka pendek dan jangka panjang terhadap kinerja otak," kata Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, SpA(K), pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam program Scientific Media Briefing mengenai Manfaat Isomaltulosa bagi Perkembangan Kognitif Anak di Hotel Pullman, Jakarta (19/3/2012).
Dr Saptawati menjelaskan, energi yang dihasilkan dari pembakaran glukosa dikala sarapan hanya bertahan untuk 1 jam saja. Setelah energinya habis, biasanya akan mencicipi lapar dan lemas. Pada anak-anak, dampak ini lebih kentara alasannya ialah bawah umur membutuhkan energi yang sangat besar. Akibatnya, pada jam-jam menjelang siang, kebanyakan bawah umur sudah tidak fokus dengan pelajaran atau tulalit.
Manfaat gula menciptakan otak anak lebih cerdas. Untuk menjawab problem ini, Fakultas kedokteran Universitas Indonesia melaksanakan penelitian terhadap senyawa gula yang disebut isomaltulosa. Senyawa ini merupakan turunan dari sukrosa. Berbeda dengan gula biasa, isomaltulosa membutuhkan waktu 3 jam untuk diproses oleh tubuh. Akibatnya, energi yang dihasilkan dari pembakaran gula juga sanggup bertahan sampai selama itu.
Penelitian yang dilakukan dr Saptawati dan rekan-rekannya ini menemukan bahwa bawah umur yang mengkonsumsi susu diperkaya isomaltulosa lebih usang rentang perhatiannya. Artinya, bawah umur ini bisa lebih usang memperhatikan pelajaran dan mempunyai kemampuan otak yang lebih baik.
Energi yang dihasilkan isomaltulosa tidak sebesar yang dihasilkan dari gula biasa alasannya ialah tidak mengakibatkan lonjakan besar dalam gula darah. Dengan kata lain, indeks glikemiknya rendah dan kondusif untuk penderita diabetes. Namun alasannya ialah isomaltulosa termasuk dalam senyawa gula, pennggunaannya tetap harus diperhatikan.
"Otak hanya membutuhkan 10% dari total kalori, jadi kalo konsumsinya terlalu banyak ya tetap bisa berisko. Susu yang diperkaya istumaltulosa sebaiknya cukup diminum 2-3 kali sehari. Untuk anak yang berisiko diabetes harus dibatasi," kata dr Saptawati - Manfaat Gula Membuat Otak Anak Lebih Cerdas.

Komentar
Posting Komentar